Pesan remaja kepada orang tua, "tolong jangan katakan kalimat-kalimat ini pada kami"

 

  • " Gak nyangka kamu akan seperti ini "

Maaf mengecewakan mu…?

Serius banget deh ya, saat kamu memutuskan ingin punya anak, kamu harus ingat bahwa ada kemungkinan besar mereka tidak akan menjadi seseorang yang kamu inginkan sepenuhnya. Bagian dari menjadi orang tua adalah berharap akan tetap mencintai anak mereka meskipun mereka berbuat salah. Tak seorangpun bisa menjadi sempurna, bukan kamu, bukan anakmu, juga tak seorang pun. Jangan mengharapkan kami tuk menjadi sempurna, kita juga kan manusia.

Your Child's Self-Esteem: Parents Don't Make These Mistakes

  • " Kamu pikir hidup itu sulit ya sekarang? Tunggu sampai kamu di usiaku!"

Hidup. Itu. Sulit. Berapapun usiamu. Ada perbedaan masalah yang datang dengan berbedaan tahapan hidup. dan jika hanya karena kamu pikir apa yang sedang kamu hadapi lebih sulit, bukan berarti masalah kami tidak benar. Banyak orang dewasa lupa bagaimana rasanya pernah menjadi remaja, dan mereka gagal melihat masalah yang kami hadapi. Kenyatannya, hidup benar-benar sulit, baik kamu berusia 15 atau 50 tahun.

  • " Kamu tidak mencoba."

Kamu berpikir bahwa kami tidak mencobanya, tetapi kamu belum pernah melihat sepanjang malam kami merasa ingin menyerah, tetapi tidak kan. kamu belum pernah melihat saat-saat kami menangis hingga tertidur setelah melalui hari yang berat. kamu belum pernah melihat saat-saat kami tidak ingin bangun dari tempat tidur di pagi hari, tetapi tetap bangun. kamu belum pernah melihat seberapa banyak kami menyalahkan diri sendiri atas kegagalan dan kesalahan kami… dan kemudian kamu mengatakan bahwa kami tidak mencobanya.

Kamu hanya melihat sisi diri saya yang memang saya ingin perlihatkan, bukan karena tidak ingin menunjukkan sisi aslinya, tapi karena kamu tidak kan mengerti.

  • "Berhentilah menangis"

Tidak kah kamu sadar betapa menyakitkan dengan bilang ke anak kamu untuk berhenti menangis? Untuk mematahkan emosi mereka? membuat mereka berpikir bahwa itu pantas didapatkan dari apapun yang membuat mereka menangis?Menekan emosi mereka karena mereka akan tumbuh dengan berpikir bahwa menangis itu salah?

Aku menjadi sangat pandai menyembunyikan emosiku, dan aku tidak pernah menangis di depan siapa pun lagi. Hufh, saya berjuang dan menangis ketika saya sendirian, semua karena saya tumbuh dan berpikir bahwa menangis itu salah.

  • " Aku bayar makanan mu, bajumu, kamarmu…"

Selamat! Anda melakukan apa yang memang seharusnya dilakukan orang tua! Bagaimanapun saya akan berterima kasih karena tidak melanggar hukum ...

Sungguh, itu benar-benar salah satu argumen paling bodoh yang bisa anda berikan kepada remaja. Sebagai orang tua, hal minimal yang harus Anda lakukan adalah memberi anak anda makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Jika anda berpikir bahwa kami berhutang sesuatu karena melakukan sesedikit mungkin, maka saya tidak tahu harus berkata apa kepada Anda.

  • "Aku orang tuamu, aku membuatmu, jadi aku bisa mengatakan atau melakukan apa pun yang aku mau padamu."

Jadi, Anda melahirkan saya… tidak tahu bahwa itu memberi anda hak khusus untuk melecehkan saya secara lisan dan tidak menghormati batasan saya…

Anda tidak memiliki anak anda, mereka bukan milik Anda. Mereka adalah pribadi mereka sendiri, dengan perasaan mereka sendiri, dengan batasan dan batasan mereka sendiri, dan mereka berhak atas hak asasi manusia ... ya, bahkan dari Anda, orang tua mereka. Anda mungkin telah melahirkannya dan merawatnya ketika tidak berdaya, tetapi jangan lupa anak / remaja anda juga manusia.


Silakan mencoba dan lebih pengertian dan perhatian kepada kami. Kita mungkin membuat kesalahan, kita tidak bisa selalu sempurna. Tolong beri kami sedikit kelonggaran, setidaknya.

Bertentangan dengan apa yang mungkin anda pikirkan, kata-kata anda akan melekat pada kami dan selamanya terukir dalam pikiran kami. Harap berhati-hati dengan kata-kata Anda. Mereka dapat menyebabkan lebih banyak kegagalan daripada yang Anda pikirkan.


https://qr.ae/pNYCJ8

Post a comment

0 Comments