Bagaimana program diskon 70%+30% bisa menipu pembeli?

October 17, 2019

Penulisan 70% + 30% menggunakan trik psikologis untuk mempengaruhi pikiran karena:


  • Sudah dibuktikan dalam riset bahwa pembeli merasa sedih/sakit saat mengeluarkan uang[1] atau membeli suatu barang. Sehingga jelas pengusaha membuat trik sedemikian rupa agar calon pembeli tidak merasakan rugi saat mengambil keputusan (untuk membeli) dan saat transaksi berlangsung.
  • Caranya yaitu membuat si calon pembeli merasa mendapatkan deal yang terbaik.
  • Begitu melihat angka 70+30 maka pikiran kita otomatis menjumlahkan angka tersebut (sehingga terlihat 100%) lalu dengan mudah diaplikasikan pada harga yang tercantum. Walaupun akhirnya pikiran kita salah karena menyangka produk ini gratis.
  • Penulisan diskon 79% kurang menarik, karena walaupun hanya kurang 1% dari 80%, persepsi kita biasanya menandakan diskon 'masih' berada di angka 7, dan bukan diskon 80%.

    Mekanisme ini digunakan terbalik untuk menuliskan harga lebih murah, seperti €29.89 atau €30.00 yang sebenarnya tidak jauh bedanya hanya terkesan kita telah menghemat uang secara signifikan saat membeli produk yang €29.89.
Untuk lebih jelas ada tautan yang bisa dibaca: 42 Pricing Tricks Based on Psychology & Neuroscience.

Karena calon pembeli akan langsung terpikir untuk menjumlahkan 70+30 = 100 >> 100% alias gratis. Tapi kenyataannya adalah:
Harga dikurang 70%, lalu jumlah tersebut didiskon lagi 30%.
Misalnya sehelai baju diharga Rp 100.000,-
Maka diskon 70% menjadikan baju tersebut Rp 30.000,-
Nah harga Rp 30.000 didiskon kembali 30%
Sehingga hasil akhir adalah Rp 21.000,- atau sama saja diskon 79%
Bukan gratis!
Catatan Kaki
https://id.quora.com/Bagaimana-program-diskon-70-30-bisa-menipu-pembeli

You Might Also Like

0 comments

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.

Popular Posts

Flickr Images